Menguak Sentimen Komunitas Amerika Terhadap Etnis Kulit Hitam

Menguak Sentimen Komunitas Amerika Terhadap Etnis Kulit Hitam – Kematian George Floyd, laki- laki kulit gelap Afrika- Amerika dilutut opsir polisi Minneapolis, Belok Chauvin menunjukkan tindakan kesewenang- wenangan polisi kepada suku bangsa berlainan di Amerika Sindikat( AS).

Menguak Sentimen Komunitas Amerika Terhadap Etnis Kulit Hitam

kccommunitynews – Dalam peristiwa itu, Belok‘ dibantu’ 3 mantan polisi Minneapolis. Di antara lain Thomas Lane, Alexander Kueng, serta Tou Thao. Mereka sudah didakwa bersalah serta sudah diamankan.

Dikutip dari mancode, Wujud Tou Thao, polisi etnik Hmong warnanya jadi pembicaraan hangat dalam komunitas Asia- Amerika. Alasannya, Thao dikenal mempunyai rekam jejak ikut serta dalam kejadian kekerasan kepada laki- laki kulit gelap, Meminang Ferguson, yang setelah itu permasalahannya dituntaskan di luar majelis hukum dengan duit rukun sebesar 25. 000 dolar AS.

Peristiwa itu ditafsirkan oleh para aktivitis selaku ikon keikutsertaan Asia- Amerika kepada dendam masyarakat kulit gelap di Amerika Sindikat.

Baca juga : Kisah Orang Tzotzil, Komunitas Islam Asli Meksiko

Beberapa pakar melaporkan dikala ini jadi momen berarti untuk masyarakat Asia- Amerika buat mengungkap permasalahan anti kulit gelap dengan metode yang produktif. Diawali dengan memecahkan bias di komunitas mereka sendiri dengan terlebih dulu mengalami kondisi historis di baliknya.

Kabzuag Vaj, Penggagas Freedom Inc., menggarisbawahi berartinya membenarkan kalau sedangkan orang Amerika- Asia- Amerika berhubungan dengan wujud aniaya mereka sendiri, tidak cocok dengan apa yang dicoba komunitas kulit gelap.

” Banyak orang tidak mempunyai dasar uraian mengenai apa sesungguhnya anti- kegelapan,” tutur Vaj, semacam dikutip nbcnews. com, Jumat( 5/ 6/ 2020).

Bagi Vaj, ketegangan antara warga kulit gelap serta Asia sudah lama terdapat. Ikatan yang kaku beberapa, dari yang diatur dalam antagonisme satu serupa lain sejauh asal usul Amerika.

“ Ilustrasinya kekacauan Los Angeles yang terjalin sehabis 4 aparat polisi kulit putih melaksanakan pemukulan kepada Rodney King, seseorang pekerja gedung kulit gelap. Kekacauan itu berakibat pada timbulnya keretakan antara owner bidang usaha Korea imigran serta klien kulit gelap yang terus menjadi meluas,” ucap Vaj.

Vaj meneruskan, kala Amerika Sindikat menyambut pengungsi dari Asia Tenggara sehabis perang Vietnam, banyak yang ditempatkan di wilayah perkotaan yang terabaikan. Di mana kala itu, penduduknya kebanyakan yang bermukim merupakan komunitas kulit gelap.

“ Kala Kamu terletak dalam suasana ini, serta Kamu hidup di antara banyak orang gelap serta cokelat miskin yang lain dengan pangkal energi yang amat sedikit, terdapat ketegangan di antara komunitas yang wajib berjuang buat pangkal energi yang serupa,” tutur Vaj.

Sedangkan, Lakshmi Sridaran, The Executive Director of South Asian Americans Leading Together berkata, untuk banyak orang Asia- Amerika buat menjauhi dialog mengenai suku bangsa hendak bawa hasil yang beresiko. Paling utama kala warga mencermati melonjaknya kekerasan serta rasisme anti- Asia yang dendam di tengah endemi Covid- 19.

” Bila kita mengundurkan diri dari dialog ini, hingga kita lebih jauh memperdekatkan diri dalam daulat kulit putih serta lalu mematikan komunitas warna lain,” tutur Lakshmi.

Serbuan kepada banyak orang Asia Timur yang bermukim di Amerika Sindikat memanglah bertambah sepanjang endemi. Perihal ini menguak realitas alangkah tidak aman menyandang bukti diri selaku orang Asia di Amerika.

Semacam cerita Tracy Wen Liu, walaupun ia tidak dilahirkan di AS, Tracy Wen Liu dalam kehidupan tiap harinya merasa jadi masyarakat negeri Amerika. Saat sebelum endemi Covid- 19, Liu tidak berasumsi apa- apa mengenai jadi orang Asia Timur yang bermukim di Austin, Texas.” Jujur, aku pikir aku tidak sangat muncul,” tutur Liu.

Baca juga : Perjalanan Komunitas Atheist Yang Sama Dengan Perkembangan Judi Online

Seluruhnya berganti keseluruhan. Merebaknya endemi yang sudah membunuh lebih dari 100. 000 orang di AS, membuat jadi orang Asia di Amerika dapat menaruh selaku target serta banyak orang. Tercantum Liu yang telah merasakannya.

Dalam permasalahannya, Liu berkata seseorang temannya yang berawal dari Korea didorong serta diteriaki oleh sebagian orang di tempat membeli- beli, serta setelah itu dimohon buat berangkat, cuma sebab ia orang Asia serta menggunakan masker.

Close